Shinka no Mi: Shiranai Uchi ni Kachigumi Jinsei Episode 8 Subtitle Indonesia

TV Sub Released on November 23, 2021 · ? views · Posted by Punknime · series Shinka no Mi: Shiranai Uchi ni Kachigumi Jinsei
Expand
Turn Off Light

Download Shinka no Mi: Shiranai Uchi ni Kachigumi Jinsei Episode 8 Subtitle Indonesia, Nonton Shinka no Mi: Shiranai Uchi ni Kachigumi Jinsei Episode 8 Subtitle Indonesia, jangan lupa mengklik tombol like dan share ya. Nonton Anime Shinka no Mi: Shiranai Uchi ni Kachigumi Jinsei selalu update di Punknime. Jangan lupa nonton anime menarik lainnya ya.

Download Shinka no Mi: Shiranai Uchi ni Kachigumi Jinsei Episode 8 Subtitle Indonesia

Shinka no Mi: Shiranai Uchi ni Kachigumi Jinsei

The Evolution Fruit: Conquering Life Unknowingly, 進化の実~知らないうちに勝ち組人生~
Rating 6.63
Status: Ongoing Studio: , Released: 2021 Duration: 23 menit Season: Type: TV Episodes: 12 Credit: Doronime, Oploverz Censor: Censored
"Seiichi Hiiragi adalah orang gemuk yang jelek, menjijikkan, kotor, bau" ini adalah hinaan yang dilontarkan kepadanya satu demi satu tentang penampilannya. Begitulah kehidupan sekolah Seiichi yang menyedihkan. Suatu hari, sebuah suara yang mengaku sebagai Dewa mengumumkan melalui sistem alamat publik untuk bersiap diangkut ke dunia lain. Seluruh sekolah, termasuk Seiichi, dikirim ke dunia fantasi yang menampilkan elemen seperti game seperti level, statistik, dan keterampilan. Namun, Dewa masih memiliki persiapan yang harus diselesaikan untuk transfer, dan akan mengirim mereka segera setelah ritual pemanggilan pahlawan siap. Semua kelas membentuk kelompok untuk menunggu transfer, tetapi Seiichi sendiri dikecualikan, dan karena itu dipanggil ke area yang berbeda. Setelah diangkut, hal pertama yang Seiichi makan adalah "Buah Evolusi," yang akan sangat mengubah hidupnya... Kisah ini mengikuti Seiichi dari diintimidasi oleh teman-teman sekelasnya, diabaikan sebagai pendamping, hingga kerja kerasnya, sikap positifnya, dan bertahan di dunia baru ini. Alhasil, dia menjadi salah satu juara sebelum dia menyadarinya.

Komentar